Mekanisme Prosedural
Testing dan Implementasi Sistem Informasi
Pada Divisi SISFO PT. Telkom
Test Environment preparation
Hardware yang diperlukan untuk melakukan testing terdiri dari:
- Server
: adalah semua komputer server yang berhubungan dalam proses ETL yaitu
terdiri dari server SISKA, ICB, WTDC 13, SUN, dan GS 160.
Keterangan mengenai server yang dipakai oleh Telkom :
- Sofware
ICB (Internet Citizen’s Band) adalah suatu program internet
teleconferencing yang menggunakan client – server model untuk
mengijinkan para pemakai melintasi internet untuk berkomunikasi dengan
satu sama lain.
- Sofware ICB (Internet Citizen’s Band) adalah
suatu program internet teleconferencing yang menggunakan client – server
model untuk mengijinkan para pemakai melintasi internet untuk
berkomunikasi dengan satu sama lain.
- Compaq Alpha Server GS-160
merupakan mesin server buatan Compaq yang menggunakan 16 Alpha 21264
dengan kecepatan processors 731 MHZ, 8 Gb memori utama, dan 120 Gb
kapasitas hardisk serta puncak performance teoritisnya adalah 23,4
Gflop/S. Telkom menggunakan sistem operasi True64 Digital Unix V5.1e dan
untuk database telkom menggunakan Oracle7.3, Oracle8e, Oracle9i, 9.0.1.
Enterprise Edition dan Real Aplication Cluster dengan Partitioning
untuk UNIX True64 serta software lainnya seperti Compaq DB Web dan
Connector V1.1.

Compaq Alpha Server GS-160
-
Server WTDC (World Telecommunication Development Conference) adalah
server pengorganisir yang bertujuan untuk pemantapan pengembangan
prioritas, strategi – strategi, dan ‘action plan’ yang mengarahkan dan
menuntun pekerjaan Telkom TDB (Telecommunication Development Bureau).
- Software
SISKA merupakan sebuah sistem informasi berbasis web yang mengolah data
– data costumer dan untuk mendukung penyediaan informasi yang handal,
cepat dan akurat. SISKA dikembangkan dengan konsep online dan offline.
Aplikasi online dapat diakses oleh user melalui web browser pada
komputer client sedangkan apikasi ofline dikembangkan pada modul nilai
untuk mendukung pemrosesan database pelanggan tanpa harus terkoneksi
dengan server SISKA. SISKA mempunyai 2 kriteria :
1.
Autentifikasi dan Otorisasi, proses autentifikasi dilakukan dengan
mekanisme pemberian username dan password kepada setiap user yang akan
menggunakan fasilitas SISKA. Proses otorisasi merupakan proses pemberian
tingkat akses ke setiap user dimana tiap user akan digolongkan kedalam
group masing – masing dengan tingkat akses tertentu (user group access
level).
2. Sistem keamanan data (security system), sebagai sistem
yang memiliki kritikal level yang tinggi. Hal ini mengharuskan SISKA
dikembangkan dengan menggunakan metode dan algoritma enkripsi tertentu
baik pada tingkat aplikasi ataupun fisik.
- Software ETL
(Extract, Transform and Load) adalah suatu proses yang memungkinkan
perusahaan untuk memindahkan data dari berbagai sumber, reformat dan
membersihkan data serta memuatnya kedalam database yang lain, dan juga
suatu data mart atau data warehouse untuk analisa, atau pada sistem
operasional lainnya untuk mendukung suatu proses bisnis.

Proses ETL
-
UNIX True64 adalah sistem operasi grapical 64 bit yang dikembangkan
oleh Compaq dan merupakan perkembangan dari sistem operasi UNIX.
2. PC Client : adalah personal komputer dengan konfigurasi sebagai berikut:
a. Pentium III (min)
b. Smart Term (Terminal Emulator)
c. Oracle Form Runtime
d. Oracle Report Runtime
e. Oracle ODBC
f. Microsoft Internet Explorer 5.0
Lingkup pekerjaan sesuai dengan kontrak adalah pengadaan jasa pengembangan data warehouse
1. Migrasi DWH
2. House Keeping
3. Penambahan Content
4. Proses control dan Data Management
5. Konsultasi Global Architecture Data Warehouse
• Test Strategi
a.
Test strategi disini menyajikan pendekatan yang direkomendasikan dan
merupakan guideline secara garis besarnya untuk melakukan uji coba
terhadap target yang telah ditetapkan.
b. Secara detail untuk setiap test dilengkapi dengan deskripsi test dan bagaimana implementasi dan eksekusinya.
c. Perhatian utama pada test strategi disini adalah tekhnik yang digunakan dan kriteria kapan uji tersebut dianggap selesai.
d.
Secara garis besar tipe testing terdiri dari : Praktek Integration
testing, Functionality testing dan Access Control testing.
C. Kegiatan dalam perencanaan dan pembentukan dokumen model uji
• Test Plan
1. Identifikasi kebutuhan untuk test
2. Development test strategy
3. Membuat jadwal test
• Design Test
1. Identifikasi test case
2. Identifikasi prosedure test
3. Review dan access cakupan test
• Implementasi Test
1. Catat program test
2. Identifikasi test mengenai functionality
• Execute Test
1. Execute test prosedur
2. Evaluasi hasil eksekusi test prosedur
3. Recover dari test yang gagal
4. Verifikasi hasil test
D. Test Cases List
• Migrasi
1. Check data RDB Executives
2. Check data KPI Dashboard
3. Check data Flexi Online
4. Check WarRoom DBSC
5. Check data Oracle Express Analyzer
• House Keeping
1. Test content server WTDC 13
2. Check content server RDD (SUN)
3. Check content server GS 160
4. Check content server ICB
5. Archiving strategy
• Penambahan Content
1. Check penambahan content MDF
2. Check penambahan content Cluster
• Proses kontrol dan Data Management
1. Check Menu dan Proses ETL
2. Check monitoring proses
3. Check laporan hasil proses ETL
4. Validasi data proses ETL
5. Response Time
6. Data Management
• Konsultasi Global Architecture DWH
1. SOP (Standard Operating Procedure) ETL
a. Extract
Proses pembacaan data dari database
b. Transform
Proses
mengubah data yang disadap dari status aslinya ke dalam form itu perlu
dimasukkan agar dapat ditempatkan kedalam database yang lainnya.
Perubahan bentuk terjadi dengan penggunaan aturan atau lookup tabel atau
juga kombinasi data dengan data lainnya.
c. Load
Proses menulis data ke dalam database yang ditargetkannya